PUISI LAMA
Puisi klasik/ lama adalah pancaran masyarkat lama, di mana mayarakat lama bersifat kolektif dan statis, yang tercermin dalam puisi lama. Aturan yang baik dalam pada puisi adalah mengikuti aturan.
Pantun pada mulanya adalah senandung atau puisi rakyat melayu minangkabau(sumatera barat) yang dinyanyikan. kata pantun sendiri mempunyai asal-usul yang panjang dengan persamaan dari bahasa jawa yaitu kata "parik" yang berarti pari, artinya Peribhasa dalam bahasa melayu.
Menurut Dr. R. Brandstetter, seseorang berkebamgsaan swiss yang ahli dalam perbandingan bahasa, bahwa pantun berasal dari akar kata "tun" yang terdapat dalam bahasa nusantara, misanya dalam bahasa pampanga, tuntun berarti teratur, dalam bahasa tagalok tonton berarti bercakap menurut aturan tertentu: dalam bahasa jawa kuno, atuntun yang berarti teratur dan matuntun berarti; memimpin dalam bahasa toba pantun berarti kesopanan atau kehormatan; dalam bahasa melayu, pantun berarti quatrain, yaitu sajak berbaris empat, dengan rima a-b-a-b, dan dalam bahsa sunda berarti cerita panjang yang bersajak dan diiringi oleh musik.
1. Contoh puisi lama berupa pantun:
Ciri-ciri pantun yaitu sebagai berikut:
*Jumlah larik(baris) tiap bait empat larik
*Jumlah suku kata tiap larik terdiri atas delapan hingga dua belas suku kata
*Adanya aturan rima (persamaan bunyi) di akhir larik, yaitu a-b-a-b
*Larik pertama dan kedua disebut sampiran(pernyatan yang diambil dari hal yang ada di sekitar?lingkungan alam)
*Larik ketiga dan keempat berupa isi
menurut isinya, pantun dibedakan atas:
*pantun anak-anak
*pantun muda-mudi
*pantun jenaka
*pantun nasihat orang tua
*pantun teka-teki
selain pantun bentuk biasa terdapat pula bentuk lain, yaitu:
Pantun berkait atau berantai yang disebut seloka.
Talibun, pantun yang terdiri atas enam, delapan, atau sepuluh larik.
Pantun kilat atau karmina, pantun yang terdiri atas dua larik dan larik pertama berupa sampiran, larik kedua berupa isi. Pantun ini disebut juga pantun dua seuntai.
SYAIR
Syair adalah suatu jenis puisi lama dengan ciri-ciri sebagai berikut:
*Terdiri atas empat baris
*Tiap baris terdiri atas epat kata, sekurang-kurangnya terdiri dari sembilan sampai dua belas suku kata.
*Berima a-a-a-a (diakhir larik berbunyi sama)
*Merupakan satu kesatuan yang utuh ( semua larik berupa isi/cerita/kisah/berunsur nasihat)
Menurut isinya syair dibagi menjadi lima golongan, yaitu;
*Syair panji yang berisi tentang keadaan yang sedang terjadi dalam istana.
*Syair romanis yang berisi tentang percintaan, pelipur lara, dan cerita rakya.
*Syair kiasan yang berisi kisah percintaan antara kan, burung , bunga dan lain-lain yang digunakan hanya sebagi simbolik yang terkandung di dalamnya, yang bisa saja bercerita tentang suatu peristiwa.
*Syair sejarah adalah syair yang berisikan peristiwa sejarah terpenting tentang peperangan
*Syair agama tergolong syair terpenting, terbagi menjadi empat yaitu, syair sufi oleh Hamzah Fansuri dengan penyair -penyair sezaman: kedua adalah syair tentang ajaran islam, Contoh syair Sifat Dua Puluh : ketiga adalah syair riwayat nabi: dan keempat syair nasihat berupa nasihat bagi pembaca.
Puisi klasik/ lama adalah pancaran masyarkat lama, di mana mayarakat lama bersifat kolektif dan statis, yang tercermin dalam puisi lama. Aturan yang baik dalam pada puisi adalah mengikuti aturan.
Pantun pada mulanya adalah senandung atau puisi rakyat melayu minangkabau(sumatera barat) yang dinyanyikan. kata pantun sendiri mempunyai asal-usul yang panjang dengan persamaan dari bahasa jawa yaitu kata "parik" yang berarti pari, artinya Peribhasa dalam bahasa melayu.
Menurut Dr. R. Brandstetter, seseorang berkebamgsaan swiss yang ahli dalam perbandingan bahasa, bahwa pantun berasal dari akar kata "tun" yang terdapat dalam bahasa nusantara, misanya dalam bahasa pampanga, tuntun berarti teratur, dalam bahasa tagalok tonton berarti bercakap menurut aturan tertentu: dalam bahasa jawa kuno, atuntun yang berarti teratur dan matuntun berarti; memimpin dalam bahasa toba pantun berarti kesopanan atau kehormatan; dalam bahasa melayu, pantun berarti quatrain, yaitu sajak berbaris empat, dengan rima a-b-a-b, dan dalam bahsa sunda berarti cerita panjang yang bersajak dan diiringi oleh musik.
1. Contoh puisi lama berupa pantun:
Ciri-ciri pantun yaitu sebagai berikut:
*Jumlah larik(baris) tiap bait empat larik
*Jumlah suku kata tiap larik terdiri atas delapan hingga dua belas suku kata
*Adanya aturan rima (persamaan bunyi) di akhir larik, yaitu a-b-a-b
*Larik pertama dan kedua disebut sampiran(pernyatan yang diambil dari hal yang ada di sekitar?lingkungan alam)
*Larik ketiga dan keempat berupa isi
menurut isinya, pantun dibedakan atas:
*pantun anak-anak
*pantun muda-mudi
*pantun jenaka
*pantun nasihat orang tua
*pantun teka-teki
selain pantun bentuk biasa terdapat pula bentuk lain, yaitu:
Pantun berkait atau berantai yang disebut seloka.
Talibun, pantun yang terdiri atas enam, delapan, atau sepuluh larik.
Pantun kilat atau karmina, pantun yang terdiri atas dua larik dan larik pertama berupa sampiran, larik kedua berupa isi. Pantun ini disebut juga pantun dua seuntai.
SYAIR
Syair adalah suatu jenis puisi lama dengan ciri-ciri sebagai berikut:
*Terdiri atas empat baris
*Tiap baris terdiri atas epat kata, sekurang-kurangnya terdiri dari sembilan sampai dua belas suku kata.
*Berima a-a-a-a (diakhir larik berbunyi sama)
*Merupakan satu kesatuan yang utuh ( semua larik berupa isi/cerita/kisah/berunsur nasihat)
Menurut isinya syair dibagi menjadi lima golongan, yaitu;
*Syair panji yang berisi tentang keadaan yang sedang terjadi dalam istana.
*Syair romanis yang berisi tentang percintaan, pelipur lara, dan cerita rakya.
*Syair kiasan yang berisi kisah percintaan antara kan, burung , bunga dan lain-lain yang digunakan hanya sebagi simbolik yang terkandung di dalamnya, yang bisa saja bercerita tentang suatu peristiwa.
*Syair sejarah adalah syair yang berisikan peristiwa sejarah terpenting tentang peperangan
*Syair agama tergolong syair terpenting, terbagi menjadi empat yaitu, syair sufi oleh Hamzah Fansuri dengan penyair -penyair sezaman: kedua adalah syair tentang ajaran islam, Contoh syair Sifat Dua Puluh : ketiga adalah syair riwayat nabi: dan keempat syair nasihat berupa nasihat bagi pembaca.
Penyair dapat mengunkapkan perasaan, pikiran dan suasana batinnya melalui puisi. Benda, hal , atau peristiwa yang diungkapakan dengan bahasa indh dapat menghasilkan puisis indah dan bermakna. Keindahan bahasa itu, antara lain tampak pada ketetapan keserasian pilihan bunyi dan urutannya, sert pemilihan kata. isi puisi di peroleh melaui pengamatan dan perenungan. oleh karena itu, sebuah puisi yang baik pada umumnya mengungkapkan kebenaran yang jujur di balik objek yang diamati dan direnungkan. puisi bukanlah potret telanjang tentang suatu objek.
